medanToday.com, MEDAN – Antisipasi terjadinya banjir karena intensitas hujan tinggi belakangan ini, membuat jajaran Kecamatan Medan Amplas gencar melakukan pembersihan dan pengorekan parit.

Kali ini, giliran parit inpres yang berada di Kelurahan Amplas yang selama ini tersusmbat menjadi objek pembersihan.

Camat Medan Amplas Khoiruddin Rangkuti menurunkan puluhan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) untuk membersihkan dan mengorek parit inpres tersebut. Selain banyak sampah, parit juga dipenuhi semak belukar sehingga menyebabkan penyumbatan.

Di samping itu parit juga mengalami penyempitan sehingga membuat air sulit mengalir.

“Kondisi inilah yang membuat parit tidak berfungsi. Akibatnya bisa ditebak, setiap kali hujan deras turun, air parit langsung meluap dan menggenangi halaman maupun rumah warga,” kata Khoiruddin.

Untuk mengantisipasinya, Khoiruddin pun langsung memimpin pembersihan dan pengorekan parit inpres.

Seluruh personel P3SU langsung memasuki parit dan memulai beraksi.

Dengan penuh semangat mereka pun membersihkan parit dari semak belukar. Setelah itu dilanjutkan dengan pengorekan sampah dan lumpur.

Kemudian diteruskan dengan mengorek pinggiran parit untuk mengatasi penyempitan yang selama ini terjadi.

Walaupun hanya mengandalkan cangkul dan penggaruk saja namun personel P3SU mampu menjalankan tugas dengan baik.

Selain bersih, air parit juga mulai mengalir dengan lancar.

Khoiruddin pun merasa puas dengan hasil kerja personel P3SU. Untuk itu dia mengajak seluruh warga sekitar menjaga kebersihan parit inpres agar tidak tersumbat kembali.

“Marilah kita jaga bersama kebersihan parit inpres dengan tidak membuang sampah sembarangan ke dalamnya. Apabila parit ini tersumbat, masyarakat sekitar juga yang akan merasakan dampaknya,” pesannya.

Sehari sebelumnya, Senin (10/10/2017), Khoiruddin juga mengerahkan sebanyak 35 personel P3SU mengorek drainase di Jalan Garu IV, Kelurahan Harjosari I.

Pengorekan ini dilakukan mulai depan kantor Samsat Jalan Sisingamangaraja hingga tembus Jalan Garu I.

Normalisasi ini dilakukan untuk menjaga kebersihan drainase sekaligus sehingga dapat menampung debit air ketika hujan deras turun.

Ketika melakukan pengorekan, pesonel P3SU pun menerobos masuk gorong-gorong yang selama ini dipenuhi sampah.

Mereka berhasil membersihkan seluruh sampah maupun lumpur yang selama ini menghambat kelancaran arus air.

Berkat kerja keras personel P3SU, gorong-gorong pun kini bersih dari sampah sehingga membuat air lancar mengalir.

“Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari warga sekitar untuk menjaga kebersihan drainase dan gorong-gorong ini. Ingat, tanpa dukungan penuh seluruh warga sekitar, pekerjaan yang kita lakukan ini akan sia-sia. Kalau bukan kita, siapa lagi yang menjaga kebersihan parit dan gorong-gorong ini,”kata Khoiruddin.

(mtd/bwo)