NULL

medanToday.com, JAKARTA – PT Buyung Poetra Sembada TBk (HOKI) tak risau dengan kebijakan pemerintah untuk membuka keran impor beras. Menurut manajemen, hal ini tidak berhubungan langsung dengan bisnis perusahaan.

Hal tersebut sebagaimana diakui Investor Relations HOKI Dion Surijata. Menurut Dion, HOKI yang fokus memasarkan beras premium ke modern market, tidak berhubungan langsung dengan kebijakan tersebut. Yang jelas Dion meyakini bahwa tujuan impor pemerintah adalah untuk stabilisasi harga.

Analis Binaartha Param Sekuritas M. Nafan Aji sepakat bahwa impor beras oleh pemerintah adalah bentuk antisipasi kekurangan cadangan beras dalam negeri. Lebih-lebih jelang tahun politik ini, ketahanan pangan menurut Nafan memang perlu dijaga.

Karena itu, ia pun menilai bahwa kebijakan ini tak banyak berpengaruh pada kelangsungan bisnis HOKI.

“Karena HOKI kalau diperhatikan mampu menerapkan efisiensi dalam menerapkan kinerja. Hal tersebut tak berpengaruh banyak. Secara teknikal juga tidak ada masalah,” ujar Nafan. Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan Senin (15/1) harga saham HOKI bertengger di Rp 336 per saham.

Adapun ketika harga beras naik, menurut Nafanbaya produksi HOKI memang harus ada penyesuaian. Namun, kinerja HOKI menurutnya masih terjamin karena permintaan beras yang cenderung meningkat. “Jadi tingkat penjualannya bisa terus tumbuh. Kalau daya beli masyarakat masih ada, kinerja maih bisa dijaga,” lanjut Nafan.

Dalam catatan Nafan HOKI masih memiliki valuasi yang cukup bagus dengan price to earning ratio (PER) 16 kali. Beban utang pun terbilang rendah dengan debt to equity ratio (DER) 14%.

Secara teknikal, menurut Nafan saham HOKI cenderung konsolidasi pada daily chart. Namun, dari weekly chart, saham HOKI memperlihatkan pergerakan bullish consolidation.

“Akumulasi beli dengan target harga Rp 358 per saham untuk daily dan Rp 400 per saham untuk monthly.

(Mtd/min)

Komentar Anda