Pembukaan SILALAHISABUNGAN Arts Festival Sukses Digelar

0
24

medanToday.com,PAROPO – Suling, Sarunai dan tabuh gondang lengkap sudah, mengalirkan suasana pedesaan yang hijau dan berbudaya. Anak-anak dari usia empat tahun hingga belasan tahun, remaja dan orang tua, berbondong-bondong mengenakan kostum daerah, berjalan ke Sopo Godang HKBP Paropo.

Raja Turpuk beserta pomparannya duduk di barisan paling depan, berdampingan dengan pengurus Bada Geopark Kaldera Toba, PLN Peduli serta panitia inti SAFE (Silahisabungan Arts Festival) #2.

Potensi Danau Toba yang memendam kearifan lokal serta warisan budaya tidak dapat dipungkiri lagi. Hal ini merupakan peranan dari generasi muda desa yang diyakini mampu mengekspos potensi tersebut melalui karya pertunjukan serta hasil olahan kreatif dan karya lainnya.

Hari pertama SAFE #1 yang dimulai pada siang hari diisi oleh kolaborasi pertunjukan anak-anak yang diantaranya adalah Lomba Mewarnai dan Menggambar, Vocal Group, Fashion Show dan Opera Batak. Kompetisi tersebut dinilai dapat mengasah kreativitas anak-anak sejak dini, sehingga suatu saat mereka dapat mengekspresikan diri untuk mewariskan budaya yang melekat padanya.

Anak-anak kecamatan Silahisabungan juga menampilkan sebuah karya pentas berjudul “ Sapuluh Dolok” yang dikemas dalam opera batak. Selama berminggu-minggu, anak-anak mendapatkan pelatihan intensif dari para penggiat Teater.

Tidak hanya itu, lomba fashion show juga digelar pada sore harinya, bahkan diberikan penilaian dari Juri yang di undang dari Medan.

PLN Peduli melalui malam budaya yang dihelat juga menyerahkan Gondang dan Kostum Tari kepada Sanggar Grace, yakni sanggar asuhan yang didirikan untuk anak-anak Tao Silalahi berekspresi.

PLN peduli berharap agar kedepannya cenderamata tersebut dapat bermanfaat demi berlangsungnya kegiatan kebudayaan.

Sabtu, 22 Juli 2017, anak-anak sekolah yang terdiri dari siswa SMP hingga SMA akan berjalan menyusuri Bukit Baha ke Pulau Paropo dalam karnaval budaya. Bahkan, akan ada juga pelatihan (workshop) membatik desain khas Tao Silalahi dan handcraft di pinggir Tao Toba. (mtd/bko)

====================

 

Komentar Anda