Warga Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubukpakam yang keracunan makanan mendapat perawatan intensif di RSUD Deliserdang Minggu (14/1/2018). (Tribun-medan.com/ Indra Gunawan Sipahutar)

medanToday.com, LUBUKPAKAM – Sebanyak 86 warga Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara mengalami keracunan makanan setelah menikmati mi rebus dari seorang warga yang menggeral wirid malam Jumat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista mengatakan hingga saat ini ada 86 orang yang menjadi korban. Saat ini ada 10 warga yang dirawat di RSUD Deliserdang.

“Warga itu makan mi rebus sajian warga yang sedang melaksanakan hajatan wirid malam Jum’at. Kalau yang wirid katanya hanya sekitar 30 orang tapi banyak juga yang kena karena tetangga juga diantari makanan oleh yang punya hajatan. Banyak yang hanya berobat jalan,” ujar dr Ade Minggu (14/1/2018).

dr Ade bilang kalau warga mulai mengeluh kesakitan sejak Jumat (12/1/2018) pagi. Saat itu warga satu per satu datang ke Puskesmas untuk berobat.

“Ada yang mencret, sakit perut dan muntah. Mereka keracunan makanan diduga terkontaminasi bakteri. Bidan desa kita yang ada di Petapahan itu pun ikut kena juga sama anaknya,” kata dr Ade.

Rubini (66) warga Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang mengaku tidak menduga makanan yang ia sajikan untuk hajatan wirid malam Jumat akhirnya membuat puluhan warga keracunan. Selain warga ia menyebutkan, anak dan menantunya juga kena.

“Yang di rumahku ini ada 3 orang yang kena (keracunan). Menantu sama dua anakku sakit juga perutnya, kalau aku kebetulan gak kena karena sikit ajanya kumakan mi rebus itu,” ujar Rubini yang ditemui di rumahnya Minggu, (14/1/2018).

Ia menceritakan hajatan wirid di rumahnya dilakukan pada Kamis, (11/1/2018) malam. Disebut dalam acara itu mie rebus ia sajikan untuk anggota perwiridan.

“Kalau yang masak menantuku di rumah ini. Yang wirid hanya 30 orang saja tapi memang sorenya itu tetangga ya saya kasih jugalah, karena kalau mereka wirid pun saya dikasih. Gak sangka bisa seperti ini kejadiannya, entah apa yang salah makanya bisa seperti ini. Kalau bahan-bahannya dibeli menantuku di pasar Lubukpakam. Gak ada yang aneh sama bahan-bahannya kurasa,”kata Rubini.

Informasi yang dikumpulkan kalau saat ini sudah ada 86 orang warga Kelurahan Petapahan yang menjadi korban keracunan. Selain anggota perwiridan yang makan sajian mi rebus di rumah Rubini, tetangga juga ikut keracunan.

Selain di rawat di RSUD Deliserdang beberapa warga juga ada yang dirawat di rumah sakit Grand Med dan klinik-klinik. Selain itu banyak warga yang memilih di rawat di Puskesmas dan berobat jalan.(mtd/min)

========================================================

Komentar Anda