medanToday.com,MEDAN – Kualitas pendidikan yang baik sangat menentukan maju mundurnya sebuah bangsa. Hal ini sangat disadari oleh Suryadi Suryaningrat saat mendirikan wadah pendidikan bagi anak jajahan (pribumi) di awal abad 20 lalu.

Sehingga, Pahlawan Nasional yang lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara itu, mendedikasikan hidupnya pada pendidikan bagi pribumi, yang hari lahir Ki Hajar Dewantara 2 Mei, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Garda Pemuda NasDem dan Prananda Surya Paloh (PSP) Foundation, mencoba ikut berperan dalam meningkatkan minat belajar bagi anak dengan menyalurkan Al Qur’an ke beberapa Rumah Tahfiz Al Qur’an di Medan dan Deli Serdang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Garda Pemuda NasDem Sumut, Defri Noval Pasaribu, SE saat melepas Tim Garda Pemuda NasDem dan PSP Foundation menyalurkan Al Qur’an ke Rumah Tahfiz yang ada di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

“Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan minat belajar, Garda Pemuda NasDem dan PSP Foundation menyalurkan bantuan kepada lembaga – lembaga pendidikan informal seperti Rumah Tahfiz yang kini banyak bermunculan,” jelasnya.

Menurut hemat Defri Noval, bantuan bagi lembaga – lembaga pendidikan non formal juga sangat diperlukan. “Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya pendidikan formal, non formal yang saat ini menjamur juga sangat diperlukan,” terang Defri Noval lagi.

Karena, sambungnya, pendidikan non formal juga berkontribusi pada pendidikan mental dan etika anak bangsa. “Garda Pemuda NasDem memandang pentingnya pembangunan mental dan etika anak bangsa secara nasional. Sehingga ke depan, Indonesia memiliki generasi yang beretika dan santun,” sambung Defri.

Sekretaris PSP Foundation, Rudiansyah disela sela acara penyaluran Al Qur’an menyatakan pihaknya akan terus melakukan upaya – upaya dan kegiatan yang bersentuhan dengan generasi muda penerus bangsa.

Apalagi, menurutnya, ditengah wabah Corona Covid 19 ini, dimana anak anak diliburkan aktivitas sekolahnya dengan bantuan Al Qur’an ini, dapat melakukan kegiatan positif di Rumah Tahfiz – Rumah Tahfiz.

“PSP Foundation dalam situasi pandemi ini, tetap melakukan kegiatan yang sedapat mungkin memberikan nilai positif bagi anak didik yang kini bertahan di rumah, dengan belajar Al Qur’an di rumah tahfiz,” kata Rudiansyah mengakhiri.

=====================

Komentar Anda