medanToday.com,MEDAN – Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem Prananda Surya Paloh (PSP) mengaparesiasi seluruh lembaga survei yang telah mengeluarkan hasil hitung cepat (Quick Count) untuk Pilpres 2019. Dimana pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf unggul 10 persen dari pasangan 02 Prabowo-Sandi pada Pemilu serentak 17 April 2019.

“Tentu kita sangat mengapresiasi seluruh lembaga survei yang telah menyatakan bahwa bapak presiden Jokowi unggul di atas 10 persen “, kata Prananda didampingi Sekretaris Garda Pemuda Nasdem Sumut Defri Noval Pasaribu di Rumah Aspirasi PSP Center, Jalan KH.Ahmad Dahlan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (17/4).

Prananda Paloh yang merupakan anggota DPR RI Komisi I ini juga mengucapkan terimakasih atas tingginya minat dan pertisipasi masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan haknya untuk memilih wakil rakyat dan presiden pada pemilu serentak 2019.

“Hampir 80 persen partisipasi publik pada pesta domokrasi serentak untuk pertama kalinya. Dan ini merupakan pemilu yang sangat kompleks karena bersamaan dengan Pilpres dan Pileg, ” ungkapnya.

Prananda juga menepis peran serta pemuda-pemudi Indonesia yang selama ini dinilai apatis. Sebab suara kaum muda justru berkontribusi besar dalam menentukan nasib bangsa 5 tahun ke depan .

“Kaum Muda yang selama ini dinilai apatis itu adalah tidak benar. Saya yakin dan percaya pemuda-pemuda Indonesia menggunakan hak pilihnya secara demokratis, fair dan aman tentunya “, tegas PSP.

Prananda juga mengajak masyarakat untuk menunggu hasil realcount yang ditetapkan oleh KPU, serta tak lupa meangpresisasi institusi TNI, Polri, KPU, Bawaslu dan seluruh instansi yang ikut mensuksekseskan terselenggaranya Pemilu serentak 2019 dengan lancar dan damai.

Hasil hitung cepat atau Quick Count Pemilihan Umum Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) 2019 menempatkan Presiden incumbent Joko Widodo dan pasangannya Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan suara 55,81 persen dibandingkan pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebanyak 44,19 persen dalam sejumlah quick count yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei berbeda di Indonesia.(mtd/min)

=========================

Komentar Anda