medanToday.com,MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Utara dalam kondisi aman. Ia memastikan tidak ada kelangkaan, meski sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sempat mengalami kekosongan akibat gangguan distribusi pascabanjir bandang dan cuaca buruk di wilayah Belawan.

Menurut Rico, banjir besar yang melanda Medan sejak 27 November membuat pengiriman BBM ke beberapa SPBU terhambat.

“Stok BBM sejatinya cukup. Hanya saja penyampaian ke titik SPBU sedikit terganggu akibat kondisi banjir. Karena itu, masyarakat tidak perlu panic buying,” ujarnya di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (29/11/2025).

Rico menjelaskan bahwa hambatan distribusi sebenarnya sudah terjadi sebelum banjir. Cuaca buruk di perairan Belawan, termasuk angin kencang, membuat kapal pengangkut BBM sulit bersandar.

“Sebelum tanggal 27, kapal sudah kesulitan untuk docking karena angin kencang,” katanya.

Setelah kapal berhasil bersandar, tantangan baru muncul. Medan kembali dilanda cuaca ekstrem yang memutus sejumlah akses transportasi darat. Akibatnya, penyaluran dari pelabuhan menuju SPBU ikut terlambat.

“Distribusi BBM ke SPBU memang terhambat karena banjir. Tapi setelah kondisi mulai membaik, pendistribusian kembali berjalan mulai hari ini,” ujar Rico.

Ia kembali mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara wajar agar stok tetap merata di seluruh SPBU di Kota Medan dan sekitarnya.