medanToday.com, MEDAN - Satu dari pelaku pencurian pagar besi di Taman Ahmad Yani akhirnya ditangkap Polsek Medan Kota. Penangkapan terhadap pelaku tidak lama berselang usai Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti kasus tersebut.
Kapolsek Medan Kota, Kompol Selvintriansih mengatakan, pelaku yang ditangkap bernama Rozi Hamdani. Pria berumur 40 tahun ini merupakan warga Jalan Badur Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun.
"Personel Reskrim menangkapnya di Jalan Letjend Suprapto, Kelurahan Hamdan, Medan Maimun, pada Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 19.00 WIB," ujar Selvi melalui keterangan tertulis yang diterima medanToday, Kamis (24/4/2025).
"Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki pelaku karena berusaha kabur dan melawan saat proses penangkapan," tambahnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Selvi, pelaku mengaku mencuri pagar Taman Ahmad Yani bersama dengan temannya berinisial BB dan L. Mereka membawa barang curian menggunakan becak motor milik Rozi Hamdani.
"Pagar besi yang dicuri dijual mereka ke penampungan barang bekas (botot) di Jalan Sekip. Uang hasil curian digunakan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari," kata Selvi.
Selvi menambahkan, Rozi Hamdani juga komplotan pencurian rumah kosong. Sebelum Rozi, temannya berinisial MI alias G dan GS yang diciduk. Sedangkan pelaku inisial R, BO, B dan AUK masih dalam pengejaran.
Pelaku Rozi Hamdani sudah pernah menjalani proses hukum atas kasus pencurian dan narkotika. Pada 2013 ia pernah dipenjara selama 1 tahun karena terlibat kasus bongkar rumah kosong. "Di 2019, pelaku ini kembali di penjara selama 4 tahun karena kasus narkoba," ujarnya.
Terus berkoordinasi dengan polisi
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara soal raibnya pagar pembatas di Taman Ahmad Yani yang menjadi salah satu ruang terbuka hijau di jantung kota.
Menanggapi kejadian itu, Rico menekankan pentingnya sikap preventif dalam menjaga fasilitas umum dan keamanan lingkungan. Dia mendorong agar sistem keamanan lingkungan (Siskamling) kembali dihidupkan sebagai langkah awal yang konkret.
"Kita harus menggalakkan langkah-langkah preventif. Makanya saya selalu mendorong aktivasi pos siskamling. Lalu memberdayakan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungannya," ujar Rico ketika diwawancarai wartawan usai menghadiri acara halalbihalal dan pemberangkatan calon haji Kota Medan 2025, di Asrama Haji Medan, pada Selasa (22/4/2025).
Rico memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait hilangnya pagar besi di Taman Ahmad Yani tersebut.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyikapi masalah-masalah seperti ini. Tidak hanya soal besi-besi yang hilang, tapi masalah lainnya seperti aksi tawuran dan narkoba. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi saya," pungkasnya.