medanToday.com,MEDAN - Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PD IPA) Kota Medan, Latif Hasibuan, menyambut positif langkah Pemerintah Kota Medan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menyegel tempat hiburan malam Phantom KTV.

Menurut Latif, tindakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan sekaligus memerangi peredaran narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman bagi generasi muda di Kota Medan.

Penyegelan dilakukan setelah tim gabungan menemukan sejumlah dugaan pelanggaran di lokasi. Selain diduga menjadi tempat berlangsungnya transaksi narkoba, Phantom KTV juga disebut memiliki persoalan perizinan, mulai dari izin restoran dan bar yang belum lengkap, belum terdaftar sebagai wajib pajak, hingga peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan.

“Ini langkah yang tepat dan harus didukung. Pemko Medan menunjukkan komitmen serius memberantas narkoba dan menertibkan usaha yang melanggar aturan,” kata Latif, Rabu, 3 Juni 2026.

Latif menilai kebijakan yang diambil Wali Kota Medan Rico Waas sejalan dengan harapan masyarakat yang menginginkan Kota Medan menjadi kota yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik yang merusak masa depan generasi muda.

Ia mengingatkan agar penindakan tidak berhenti pada satu kasus. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan terhadap seluruh tempat hiburan yang beroperasi di Kota Medan.

Sebelumnya, Wali Kota Rico Waas menegaskan Pemerintah Kota Medan mendukung iklim investasi dan dunia usaha. Namun, dukungan tersebut harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan. Pemerintah tidak akan memberi ruang bagi aktivitas ilegal, termasuk peredaran narkoba.

“Kami harap penindakan seperti ini konsisten dilakukan ke seluruh tempat hiburan lain di Medan. Jangan sampai ada lagi ruang bagi narkoba dan pelanggaran hukum yang dapat merusak generasi muda,” ujar Latif.