ILUSTRASI. (sumber:internet)

medanToday.com,LANGKAT – Ketua PGRI dan Kepala Dinas Kabupaten Langkat, Saiful Abdi menjelaskan seorang guru bukan hanya sebagai pengajar, melainkan sebagai seorang yang membentuk karakter anak didiknya.

“Maka dari itu di era digitalisasi ini seorang guru harus cakap dalam dunia digital,” katanya saat menjadi pembicara pada Webinar Literasi Digital di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara bertema “Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital”.

Lantas bagaimana mengubah mindset kemampuan guru yang gagap teknologi untuk guru yang sudah berumur dan mendekati pensiun? Saiful mengatakan jika masih ada waktu beberapa tahun pensiun maka bisa dengan memberikan pelatihan-pelatihan untuk penggunaan teknologi bagi guru-guru.

Staf Ahli Bidang IT PT. Prima Armada Raya, Arief Rama Syarif menyampaikan etika digital yaitu Kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquet) dalam kehidupan sehari-hari.

Mendeley Advisor Akademisi, M Adhi Prasnowo mengatakan tips internet sehat yaitu tetapkan beberapa aturan, dampingi saat anak menggunakan internet, letakkan komputer di ruang keluarga, batasi waktu bermain internet, berikan anak alasan dan penjelasan, ajarkan literasi media dan aktifkan software parental control.

Kepala SMPN 4 Sei Lepan Langkat, Donny Mangatur Rajagukguk menuturkan berkembangnya teknologi digital, diharapkan guru mampu membuat media pembelajaran sendiri, seperti video-video untuk membantu pembelajaran jarak jauh.

Donny Antoro selaku Key Opinion Leader menyampaikan untuk keamanan digital, kita harus dapat memilah-milah mana yang harus dishare ke publik dan mana konten yang hanya untuk pribadi, terlebih untuk pengajar harus mengajarkan hal-hal tersebut untuk anak didik.

Komentar Anda