Ilustrasi: (sumber:int)

medanToday.com,MEDAN – Dosen Ilmu Komunikasi dan Penggiat Literasi Digital, Dr. Gushevinalti, menyampaikan pada saat inilah kita harus menjadi pengguna internet yang bijak dan selalu melakukan cek sebelum share berita apapun. Jangan lupa untuk selalu cek fakta mengenai sebuah informasi lewat aplikasi atau website anti hoaks dan cyber hoax.

Dalam menghadapi kekacauan informasi juga harus dibaca dan dicermati sampai habis agar tidak terjadi miss informasi. “Melalui aplikasi cyber crime atau website Kominfo, cekfakta.com bisa kita laporkan pada situs-situs tersebut dengan laporan yang mempunyai bukti,” katanya saat menjadi pembicara pada Webinar Literasi Digital di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara bertema “Menjadi Pejuang Anti Kabar Bohong (Hoaks)”.

Psikolog dan Psikoterapis, Sandi Kartasasmita mengatakan saring, sharing, dan caring adalah kunci kita semua untuk menghindari hoaks. Dengan cara kita peduli dengan diri kita sendiri otomatis stimulus kita akan berhati-hati untuk menyebarluaskan sesuatu yang belum pasti kebenarannya.

“Peduli terhadap sesama lewat media sosial yang kita miliki akan berdampak positif untuk keberlangsungan kita bersosial media,” ujarnya.

Dosen Islam UIN Sumut, Dr. Junaidi menjelaskan berita bohong sudah terjadi pada zaman awal manusia dibuat hingga saat ini hanya saja pada masa sekarang cakupannya lebih luas. Berita bohong atau hoaks sangat dihindari oleh agama dan yang melakukan mendapatkan dosa besar atas kebohongan yang mereka buat karena dapat memecah kepercayaan antar pribadi atau kelompok.

Febriyanti Maros, menuturkan jadi untuk berita hoaks dan bohong haruslah kita cermati bersama kebenarannya dan sumber yang valid. Berita-berita yang kita dapat pada masa sekarang selalu membanjiri social media kita pada saat ini, maka dari itu kita harus cermat dan pintar dalam menggunakan social media, cek dulu sebelum menyebarluaskan di sosial media yang kita punya. Berpikir kritis adalah kunci dari menghindari hoaks tersebut.

Tomy Ristanto selaku Key Opinion Leader menyampaikan saring sebelum sharing sangatlah berguna bagi menghindari berita hoaks dan begitu pula karakter berita bohong kita jadi tahu seperti apa, sungguh ilmu yang disampaikan sangatlah berguna untuk mengarungi era digital ini.

============================

Komentar Anda