medanToday.com,KARO – Polres Tanah Karo masih terus mendalami kasus terbakarnya rumah wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu di Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang menewaskan empat orang. Sejauh ini, sebanyak 16 saksi sudah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Tanah Karo, AKBP Oloan Siahaan menyatakan hingga saat ini pihaknya sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara. Pihaknya juga mendatangkan Bidlabfor Polda Sumut untuk mengumpulkan informasi dari lokasi kebakaran.

“Saat ini disandingkan dengan keterangan saksi-saksi yang yang pertama kali menemukan kejadian bahwa ada dua titik api yang terdeteksi yang cukup besar dan cukup parah di dalam rumah tersebut dan dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi bahwa api tersebut yang besar pertama kali ditemukan dilihat itu berada di dalam rumah,” kata AKBP Oloan Siahaan, baru-baru ini.

Polres Tanah Karo juga sudah memeriksa 16 saksi. Lima saksi di antaranya merupakan saksi utama yang pertama kali melihat kejadian.

Dari keterangan saksi yang melihat api pertama kali berada di dalam rumah kemudian membesar dengan suara ledakan. Polisi juga masih menunggu keterangan resmi hasil laboratorium forensik dan autopsi.

Sebelumnya, Kepala Biro Tribrata TV Kabupaten Karo, Sitta Pangihutan Gurning, meminta pihak kepolisian mengusut tuntas insiden ini sejelas-jelasnya.

Ia membenarkan, belakangan korban sering menyoroti permasalahan judi dan narkoba di Tanah Karo. Ini terlihat dari ungggahan-unggahan pemberitaan almarhum di media sosial miliknya.

“Sebagai wartawan di Tribatra TV, kurang lebih 6 bulan. Memang benar selama beberapa terakhir ini beliau sering menyoroti masalah judi dan narkoba yang ada di Tanah Karo. Harapan kita kepada kepolisian khususnya Polres Tanah Karo agar segera mengusut tuntas masalah ini dan dibuka sejelas-jelasnya kepada publik,” kata Sitta di Tanah Karo, Sabtu, 29 Juni 2024.

====================