ILUSTRASI. (sumber:internet)

medanToday.com,MEDAN – Kepala Seksi Layanan Hubungan Media, Koharudin mengatakan cara untuk menjaga keamanan data dalam bermedia sosial yang pertama adalah batasi informasi publik, bersikap skeptic, verifikasi password, dan jangan pernah membagikan kata sandi anda dengan siapapun.

“Dan ingat untuk selalu sopan, tidak mengandung SARA, dan berhati-hati dalam menggunakan tanda baca,” katanya saat menjadi pembicara pada Webinar Literasi Digital bertajuk Cara Bermedsos Generasi Millennial di Medan, 24 Juni 2021.

Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik, Ika Meilani mengatakan hal yang perlu diperhatikan saat kita membuat konten di dunia digital adalah hak digital, hak untuk mengakses, menggunakan, membuat dan mempublikasikan hal-hal terkait dengan internet.

Termasuk kebebasan berekspresi, privasi dan berserikat. Prinsip dasar cerdas bermedia sosial yaitu apakah benar? apakah ini manfaat? apakah ini baik? apakah ini perlu saya bagikan? dan apakah ini melanggar hukum?

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumut, Mustafa Kamal Rokan mengajak masyarakat untuk membuat konten agama yang positif di sosial media. Urgensi membuat konten agama positif di media sosial salah satunya adalah meredam radikalisme.

“Agama juga melarang dalam komunikasi yaitu Ghibah, Fitnah, Namimah, dan penyebaran permusuhan,” katanya.

Guru SMK Negeri 10 Medan, Wilma Handayani menjadi pembicara terakhir dalam webinar ini menjelaskan Generasi milenial juga dikenal sebagai generasi Y, atau generasi langgas adalah kelompok demografi setelah generasi X.

Generasi milenial memiliki sisi positif yaitu pikiran yang terbuka, mampu mengekspresikan perasaan, cenderung liberal dan optimisnya tinggi. Fungsi dan kedudukan Pancasila sebagai pilar ideologis negara Indonesia merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ruh Pancasila dalam bersosial media yaitu menjunjung toleransi antar umat beragama, tidak membedakan orang berdasarkan SARA, Mengutamakan persatuan dan kesatuan, keputusan harus berdasar musyawarah mufakat, bersikap adil terhadap sesama.

===============================

Komentar Anda