ILUSTRASI. Ist

medanToday.com,MEDAN – Learning Designer, Ida Ayu Sophia menyampaikan Indonesia dinyatakan sebagai negara dengan tingkat kesopanan pengguna internet terendah. Lalu memberikan 3 bahasa dalam beretika di dunia digital yaitu baik dalam penyampaian, baik dalam berbahasa dan baik dalam bersikap.

Hal ini diungkapkan Ida Ayu saat menjadi pembicara pada Webinar Literasi Digital di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara yang mengusung tema “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah”.

Lalu 4 peran pendidik dalam menjaga kualitas belajar online yaitu dengan fun learning, pendekatan secara spiritual, berorientasi pada peningkatan motivasi belajar dan memberikan edukasi anti perundungan.

Menurutnya ada 3 hal yang perlu diperhatikan, menyajikan fun learning. Yakni pembelajaran yang menyenangkan, berorientasi terhadap motivasi, pendekatan spiritual terhadap tuhannya karena ini akan menjadi dasar untuk mengontrol diri sendiri.

“Model yang paling tepat adalah model kontekstual yaitu model yang paling sesuai dengan kondisi kelas masing-masing,” ujarnya.

Dosen dan Akademisi, Irfan Sophan Himawan mengatakan berkaitan dengan menjaga kualitas belajar dari rumah dengan menggunakan internet secara bijak dan sehat serta menjaga data pribadi untuk keamanan.

Ketua Prodi Magister Psikologi Universitas Medan Area, Prof. Dr. Sri Milfayetty menjelaskan mengenai quantum teaching and learning yang didasari menggunakan teori otak kanan dan kiri, serta strategi pembelajaran yang dilakukan secara daring dan keterampilan yang akan dibentuk.

Guru SMK Negeri 10 Medan, Wilma Handayani menuturkan quantum learning yang bisa membuat pembelajaran lebih nyaman dan efektif, yang dimana quantum learning merupakan pembelajaran yang mengadopsi metodologi pendidikan NLP, multiple intelligences, accelerated learning, experiential learning, cooperative learning dan Elements of effective instruction.

Hanna Faridl selaku Key Opinion Leader menyampaikan dengan adanya pembelajaran daring ini menyebabkan orang tua mendadak dari guru, dan mendapatkan ilmu baru mengenai basic pembelajaran. “Kita juga harus mengetahui apa yang kita sukai dan inginkan, serta membuat community based,” ujarnya.

=========================

Komentar Anda