Anak Anak Sinabung Persembahkan Penampilan Yang Memukau

Sejumlah anak Gunung Sinabung mempersembahkan tarian Roti Manis di Medan. MTD/Laskar Karo Erdilo

MEDAN, MEDAN-TODAY.com – Sebanyak 42 siswa dari SD Negeri Namanteran dan Sukandebi, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, tampil memukau dalam acara Malam Peduli Sinabung, pagelaran seni dari anak-anak kawasan lingkar Sinabung yang digelar relawan muda Laskar Karo Erdilo (LKE) di Restoran Kenanga, Jalan Jamin Ginting Km-12 Medan, Sabtu (24/10) malam.

Setelah mendapat pendidikan khusus dari Maret hingga Oktober, 42 siswa yang lolos dari seleksi memperlihatkan keterampila dan bakatnya. Di antaranya, tarian tradisional Karo “Roti Manis”, drama musikal tentang Sinabung, puisi, bernyanyi, bermain alat musik tradisional dan pameran foto. Sebanyak 25 buah foto hasil karya siswa SD kelas VI dipamerkan dan dilelang dalam acara tersebut.

Permainan musik tradisional Karo, keteng-keteng, menjadi pembuka acara Malam Peduli Sinabung. Aldo Tarigan, seorang murid kelas 6 SD Negeri Namanteran, dengan lugas menyanyikan lagu Tanah Karo Simalem di awal acara di panggung utama. Teman-temannya yang masih seumuran dengannya mengiringi dengan memukul alat musik keteng-keteng yang terbuat dari bambu.

Di panggung sebelahnya, seluruh siswa diajak menari saat Aldo menyanyikan 3 lagu Karo sekaligus. Tontonan yang tak kalah menarik adalah drama musikal yang diperankan belasan siswa. Penampilan drama yang menggambarkan kondisi pertanian dan kehidupan di Tanah Karo akibat erupsi gunung Sinabung membuat sejumlah pengunjung meneteskan air mata.

“Acara ini sangat bagus, LKE bisa membentuk wadah bagi anak-anak di lingkar Sinabung untuk tampil. Ini pastinya membuat mereka semakin kuat di tengah kondisi bencana Sinabung,” kata salah satu tokoh wanita Karo di Sumut, Ester Junita Gintig.

Ketua panitia Dedy Sinuhaji menjelaskan, awal terbentuknya LKE serta visi dan misi terbentuknya LKE yang fokus kepada pendidikan khususnya di Kabupaten Karo. “LKE datang dari relawan relawan muda dengan berbagai profesi namun satu tujuan, yakni membentuk generasi bangsa lebih baik. Kami datang untuk mengajar mereka bukan membawa donasi,” jelas Dedi.

Acara Malam Peduli Sinabung juga dimeriahkan sejumlah seniman musik dan theater Sumatera Utara antara lain Etnomusikologi USU, Petra Qustic Sibolangit, Theater O, penyanyi muda Plato Ginting, EL Poerba, Wisnu Bangun dll. Seluruh seniman yang tampil dalam acara tersebut sangat mendukung kegiatan amal yang menampilkan anak-anak dari desa di kawasan gunung Sinabung.

Komentar Anda