Railbus Batara Kresna Tabrak Mobil Sedan

Railbus Batara Kresna tabrak mobil sedan. Merdeka.com

medanToday.com, SOLO – KA perintis relasi Solo-Wonogiri atau sering di sebut Railbus Batara Kresna mengalami kecelakaan di Jalan Slamet Riyadi, atau tepatnya di depan Rumah Sakit TNI Slamet Riyadi, Solo, Jumat (31/8) pagi.

Sebuah mobil sedan berwarna merah G 8904 PC yang keluar dari rumah sakit tertabrak hingga ringsek. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Salah seorang saksi mata, Teguh alias Gundul (41) mengatakan, saat kejadian korban bersama anak istrinya sedang mengendarai sebuah mobil merah. Saat akan keluar dari rumah sakit, mobil sedan Nissan March yang dikemudikan Ismunanto warga Batang tersebut, tak bisa direm hingga tertabrak railbus yang muncul dari arah barat (Stasiun Purwosari).

“Tadi sepertinya sopir mobil itu sudah tahu kalau ada kereta, karena klakson kereta juga berbunyi keras. Tapi saya lihat malah main hape dan tidak bisa ngerem. Mobilnya tertabrak sampai ringsek, tapi orangnya tidak apa-apa. Sepurnya juga pelan dan langsung direm,” ujar Gundul, yang setiap hari mangkal di depan rumah sakit sebagai tukang becak.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengatakan peristiwa terjadi pukul 06.10 setelah railbus keluar dari Stasiun Purwosari sekitar 1 kilometer. Usai kejadian tersebut perjalanan kereta sempat dihentikan guna pengecekan rangkaian.

“Jam 06.10 kami menerima informasi dari masinis KA 302a (perintis) bahwa telah tertemper mobil di petak jalan Purwosari. Kereta berhenti luar biasa dan kita lakukan pengecekan. Alhamdulillah tidak ada korban,” jelas Eko.

Usai pengecekan kurang lebih 10 menit kemudian kereta dinyatakan normal dan melanjutkan perjalanan kembali ke Wonogiri. Sopir mobil Ismunanto mengemukakan, ia bersama keluarga hendak pulang ke Batang usai keluar dari rumah sakit.

Ia mengaku tidak tahu jika dari arah barat ada kereta api yang melintas. Saat mengerem ternyata roda depan sudah berada diatas rel. “Saya tidak mendengar ada klakson, tidak tahu kalau ada kereta api. Saya rem dan berhenti, tetapi roda ban depan sudah masuk rel,” terangnya. (mtd/min)

 

 

====================================

 

Komentar Anda