medanToday.com,JAKARTA – Foto tersangka kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto tengah terbaring di rumah sakit beredar luas. Namun respons yang muncul dari masyarakat justru mencibir dan mempertanyakan apakah ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tersebut benar-benar sakit, atau hanya pura-pura.

Bahkan masyarakat menilai ada kejanggalan di dalam poto tersebut.

Menanggapi hal itu, Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia menilai viralnya foto itu sengaja dilakukan pihak Novanto. Hal itu dilakukan dalam upaya pencitraan dan menarik simpati publik terhadap dirinya.

“Viralnya foto itu sengaja dilakukan pihak Novanto,”Ahmad Doli Kurnia,¬†Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG)

“Maksud foto itu ingin menjelaskan bahwa dirinya memang benar-benar sakit,” jelas Doli saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (28/9).

BACA JUGA:

Heboh.., SETYA NOVANTO Meninggal Dunia..?

Doli Kurnia menambahkan, penyebaran yang dilakukan pihak Novanto itu merupakan sebuah langkah berani-beranian mengubah persepsi publik. Sayangnya, publik melihat poto itu dengan jeli dan ada yang menyimpulkan bahwa itu mengada-ada. Salah satunua dengan melihat kerja alat-alat yang berada di sekitarnya itu. “Maka itu akan menjadi back fire buat dirinya,” tegas Doli Kurnia.

Menurut Doli, sebenarnya, bagi Novanto dan keluarga, untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan benar-benar sakit parah adalah dengan melepas semua tanggung jawab di luar selain tanggung jawab urusan pribadinya menyehatkan dirinya. Maka Novanto harus mundur dari Ketua Umum Gokar dan Ketua DPR RI karena dengan sakitnya yang parah itu sangat tidak mungkin dia menjalankan tanggung jawab jabatan itu.

“Tidak dengan cara-cara kekanakan kirim poto ke publik seperti di yang beredar,” ucap Doli.

Sebelumnya publik di dunia maya, turut memberikan komentar terhadap poto Ketua Umum Golkar tersebut. Salah satu bagian yang yang dipertanyakan adalah layar elektrokardiogram yang berada di samping Novanto.

Dalam poto itu, garis layar untuk mendeteksi aktivitas jantung pasien tersebut tak terlihat bergelombang alias datar, ini dinilai janggal oleh mereka. (mtd/min)

=============

Komentar Anda