medanToday.com,MEDAN – Enggak cuman politisi yang sering ngaku diteror orang tak dikenal. Warga Medan, yang kotanya baru saja meraih penghargaan atas Kota Terbaik pun juga sedang hidup dalam teror sekarang.

Khususnya mereka yang sering pulang malam pakai sepeda motor. Apalagi yang nyambi jadi ojek alias supir online.

BACA JUGA:

Kalau kalian termasuk pemotor yang sering pulang malam atau supir online dan sejenisnya, atau ada baiknya lebih waspada. Berikut ini rekomendasi 5 langkah ampuh buat menghadapi teror begundal begal yang semakin hari semakin bikin ngeri.

  1. Persenjatai diri
    Kalau kita sehari-hari beraktivitas di jalanan Kota Medan, khususnya malam hari, enggak ada salahnya mempersenjatai diri buat jaga-jaga. Tapi hati-hati, senjata di sini artinya bukan pistol atau golok. Kalau bawa senjata tajam atau senjata api, kita bisa ditangkap polisi pas ada razia. Pepper spray merupakan senjata pertahanan diri yang cukup ampuh. Coba cari yang modelnya gantungan kunci. Mungkin bisa mencoba ngelawan sambil narik kunci motor. Cukup bawa penyemprot merica (pepper spray) atau alat kejut listrik (stun gun) di tas. Dua senjata itu gampang dijumpai di mal-mal. Atau, kalau enggak mau repot, bisa beli online.

BACA: Kota Medan Dinobatkan Kota Terbaik Indonesia 2017, Kok Bisa?

  1. Jangan mudah percaya broadcast
    Broadcast tentang begal bukan hanya menggapai aplikasi chatting, tapi juga marak di medsos. Pertanyaannya, apakah benar sumbernya? Efek adanya BlackBerry Messenger (BBM) versi Android dan iOS adalah broadcast dari BBM lebih cepat menyebar ke orang-orang.Tapi, sayangnya, fasilitas broadcast yang sebenernya bertujuan baik ini sering disalahgunakan ama orang enggak bertanggung jawab.Pas kasus begal lagi ramai-ramainya, muncul broadcast dari BBM atau Whatsapp yang menyuruh kita menghindari jalan-jalan tertentu karea ada begal dan memilih jalan alternatif yang katanya lebih aman. Broadcast yang diatasnamakan pihak kepolisian ini lalu tersebar lewat Facebook, WhatsApp, dan sebagainya.Polisi mengaku enggak pernah ngirim broadcast semacam itu. Karena itu, timbul rasa curiga bahwa kelompok begundal begal yang nyebarin itu broadcast. Mereka nyuruh kita lewat jalan alternatif yang sudah ditongkrongi kelompok ini.
  2. Siapkan handphone
    Pastikan baterai handphone cukup untuk selalu siaga dalam perjalanan. Dalam rangka mencegah hal-hal yang enggak diinginkan, pastikan baterai handphone dalam keadaan penuh dan terisi pulsa waktu pulang malam naik motor. Jadi kalau ada apa-apa, kita bisa langsung menelepon keluarga atau kenalan untuk minta tolong.Kalau kamu pakai smartphone Android, ada aplikasi lokal yang punya daftar telepon instansi penting yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat. Misalnya kepolisian dan rumah sakit. Instal aplikasi itu di ponsel kita agar enggak kebingungan mencari nomor telepon instansi terkait saat hal buruk menimpa di jalan.
  3. Preventif
    Cari teman deh kalau emang musti pulang malam-malam. Dan hindari jalanan yang sepi. Kalau kata dokter, lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi, kalau bisa, hindari pulang malam naik motor. Apalagi sendirian.Mendingan mencari aman dengan pulang lebih cepat atau menunggu hingga keesokan harinya.Kalau terpaksa pulang saat itu juga, carilah teman seperjalanan dan hindari jalan-jalan yang sepi.
  4. Yang waras ngalah
    Aduh, begal itu pada nekat-nekat. Yang waras ngalah aja. Biar Tuhan yang membalas. Ini langkah terakhir ketika menghadapi begal di jalan. Daripada nyawa hilang sia-sia, mending ikhlaskan motor itu. Motor masih bisa beli lagi kalau hilang. Lha kalau nyawa, belinya di mana?Dihadang begal di jalan risikonya nyawa melayang. Soalnya, begal enggak segan-segang mbacok, nusuk, dan bahkan nembak korbannya kalau keinginan enggak dituruti. Untuk berjaga-jaga, asuransikan kendaraan kita. Jadi kalau motor hilang dirampas, kita enggak rugi-rugi amat karena ada perusahaan asuransi yang ikut menanggung kerugian kita.Itulah kelima tips menghadapi begal motor yang bisa jadi langkah yang ampuh. Saat ini begal punya banyak cara buat merampas motor. Dari membuntuti, menendang, sampai menghadang pakai tali pancing! Setelah korban terjatuh, motor dibawa kabur. Mereka enggak peduli korbannya masih hidup atau sudah meninggal.(mtd/ris)

=============

Komentar Anda