Facebook mengumumkan pembukaan kantor resminya di Indonesia mulai Senin (14/8/2017)(KOMPAS.com/Yoga Hastyadi)
Facebook mengumumkan pembukaan kantor resminya di Indonesia mulai Senin (14/8/2017)(KOMPAS.com/Yoga Hastyadi)

medanToday.com – Selama ini kita mengenal fitur tagging untuk menandai foto kita yang terpampang di dalam foto yang diunggah pengguna lain di Facebook. Kekurangan fitur ini adalah kita harus melakukannya secara manual dan satu per satu.

Kini, Facebook telah punya fitur baru untuk menghilangkan keruwetan melakukan tagging foto. Facebook mengembangkan teknologi facial recognition (pengenal wajah) yang sudah ada sebelumnya untuk membantu mempermudah melacak foto wajah tanpa harus ditandai secara manual.

Fitur bernama Photo Review ini menggunakan software yang akan menandai secara otomatis foto Anda di foto yang diunggah orang lain dengan syarat pengaturan pengenal wajah berada dalam posisi aktif (on).

Pemberitahuan akan diterima pengguna jika foto dirinya diunggah oleh ‘teman’ (akun yang ditambahkan) dan bahkan pengguna yang tidak berteman (akun yang belum ditambahkan).

Photo Review ini bersifat opsional dengan sejumlah pengaturan yang dirancang untuk mencegah penyalahgunaan.

Jika merasa fotonya muncul di foto orang lain, pengguna bisa menandai diri sendiri, membiarkannya saja, atau bisa melaporkan ke Facebook jika dirasa foto tersebut kurang berkenan.

Foto yang disasar fitur Photo Review antara lain foto profil, baik profil pengguna yang saling berteman maupun tidak dan foto-foto yang dibagi ke publik atau ke grup dimana pengguna dan pengunggah berada dalam satu grup.

Seperti dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Kamis (21/12/2017), Facebook mengklaim fitur ini akan memberikan keleluasaan bagi ‘pemilik wajah’ untuk mengontrol foto yang melibatkan mereka. Dengan begitu pengguna akan mengetahui jika fotonya disalahgunakan dan mengurangi peniruan profil di sosial media dengan tujuan penipuan.

Fitur pengenal wajah ini tidak akan bisa digunakan di negara Uni Eropa dan Kanada terkait undang-undang yang mengatur tentang teknologi ini yang berlaku di negara-negara tersebut.
Facebook juga merilis fitur untuk mencegah permintaan pertemanan dan pesan yang tidak diinginkan terutama dari akun palsu dan yang dibuat oleh pengguna yang sudah diblokir.

“Kami telah mendengar cerita dari orang-orang yang memblokir seseorang untuk mencegah perundungan dari orang yang sama menggunakan akun yang berbeda”, tutur kepala keamanan Facebook Global, Antigone Davis.

Mereka akan dicegah mengirim pesan atau permintaan pertemanan kepada pemblokir. Akun yang telah diblokir karena percobaan perundungan dikenali menggunakan alamat IP.

(mtd/min) 

Komentar Anda