medanToday.com, PEKANBARU – Empat terduga teroris telah diamankan Densus (Detasemen Khusus) 88 bersama Polda Riau. Satu di antaranya ditangkap di Pekanbaru, yakni R. Menurut tetangga, pria berusia 29 tahun ini dikenal kurang bergaul.

R, pria yang sudah dikaruniai satu anak itu selama ini tinggal di Jalan Pandan Sakti, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Di rumah permanen berwarna oranye, dia tinggal bersama ibu mertua dan istrinya.

“Kalau dia itu orangnya jarang bergaul. Saya saja sampai tidak tahu apa pekerjaannya,” ucap Jeni, tetangga R, Senin (11/12/2017).

Jeni mengaku bahwa sehari-hari R jarang terlihat di rumah. Jika pulang, R langsung masuk ke rumah dan tidak mau bergaul dengan masyarakat sekitar.

Berbeda dari R, ibu mertuanya di kalangan warga dikenal sangat baik dan bergaul dengan masyarakat. Saat keluar rumah, ibu mertua R jika bertemu warga biasanya sambil menggendong cucunya.

“Kalau nenek itu baik sekali orangnya. Dia sering bergaul dan bertegur sapa dengan warga. Kalau R itu sama sekali tidak mau bergaul, padahal dia sudah lama tinggal di sini,” aku ibu rumah tangga ini.

Saat penangkapan tadi, Jeni mengaku banyak polisi yang datang ke rumah R. Tidak hanya itu, mobil barakuda milik Brimob Polda Riau juga diparkir di depan rumah.

“Kami sangat terkejut atas penangkapan tadi. Kami tidak menyangka kalau R itu jaringan teroris,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, hari ini Polda Riau dan Densus 88 mengamankan empat orang terduga teroris. Mereka adalah AR (42), DG (22), R (29), dan DRP (21). Mereka ditangkap di tiga wilayah, yakni Pekanbaru, Kampar, dan Bengkalis.

(mtd/min)

Komentar Anda